PERBEDAAN AACR
DAN RDA
Oleh :
Kadek Arya
Teddy Sujaya
1612311009
D3
Perpustakaan, Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik
Universitas
Udayana
Abtrak
Tujuan membuat makalah ini
adalah bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara AACR
dengan RDA. Selain itu,
perbedaan dari AACR2 ke RDA adalah dalam pembagian jenis bahan
perpustakaan dimana RDA
tidak lagi menggunakan pengaturan tentang penandaan bahan umum yang
dikenal dengan General
Material Desctiptiom (GMD). Dan makalah ini menjelaskan tentang pengertian
AACR, sejarah AACR dan
juga makalah ini menjelaskan tentang pengertian RDA dan Struktur RDA.
Kata
Kunci : AACR dan RDA
Latar
belakang
Perpustakaan sebagai suatu
sistem informasi berfungsi untuk menyimpanpengetahuan dalam
berbagai bentuk dan diatur
sedemikian rupa agar informasi yangdiperlukan dapat ditemukan kembali
dengan cepat dan tepat.
Salah satu sistem temu balik yang umum dikenal di perpustakaan adalah
katalog
perpustakaan.Pengatalogan atau katalogisasi adalah proses pembuatan
katalog.
Kegiatanpengatalogan secara garis besar dapat dibagi ke dalam dua kegiatan:1.
Pengatalogan deskriptif,
yang bertumpu pada fisik bahan perpustakaan (judul,pengarang, jumlah
halaman, dll), kegiatannya
berupa membuat deskripsi bibliografi,menentukan tajuk entri utama dan
tambahan, pedomannya
antara lain AACR danISBD;2.
Untuk memberikan respon
atau umpan balik terhadap kritikan atau masukan dari kalangan
perpustakaan atau
lembaga-lembaga lain yang terlibat dalam penyusunan peraturan pengatalogan,
maka
diputuskan bahwa
diperlukannya kode baru untuk menggantikan AACR2 dengan pendekatan yang
berbeda dari yang ada pada
draft Part 1. Untuk menandai haluan baru tersebut sepakat untuk
memberikan working title
yaitu RDA ( Resource Description and Access). RDA ini akan menjadi standar
baru untuk deskripsi
sumber dan akses yang dirancang untuk kepentingan dunia digital, RDA akan
menyajikan suatu kerangka
yang fleksibel untuk menhadapi tantangan mendeskripsikan sumber-sumber
digital, data yang lebih
mudah disesuaikan dengan struktur pangkalan data yang lebih efisien dan
kompatibel dengan cantuman
yang telah ada dalam katalog perpustakaan online, karena landasn RDA
ada di dalam
prinsip-prinsip yang ada di dalam AACR.
Pembahasan
Pengertian AACR
AACR adalah peraturan
katalogisasi yang pertama kali hasil kesepakatan antara ALA dan LA
(persatuan perpustakaan
inggris). Adalain pengertiannya antara lain AACR adalah kode peraturan yang
berhubungan dengan
gambaran buku dan dokumen lainnya, dan mencatat semuanya dibawah nama
pengarangnya, atau dalam
ketidak hadiran kepengarangan, dibawah judu-judul tersebut’’’..Sedangkan
AACR edisi 2 ( AACR 2)
berisi tentang pembuatan deskripsi catalog yang telah disepakati bersama sejak
tahun 1988 oleh asosiasi
perpustakaan amerika,inggris,kanada dan Negara-negara lainnya yang
tergabung dalam IFLA
(International Federation Library Association).
Menurut james A Tait dan F
Douglas Anderson dalam buku descriptive cataloging : A student
introduction to the Anglo
American Cataoging Rules 1967 mengatakan bahwa AACR ialah kode
peraturan yang berhubungan
dengan gambaran buku dan dokumen lainny, dan mencatat semuanya di
bawah nama pengarang, atau
dalam ketidak hadiran kepengarangan di letakkan di bawah judul. Pihak
ALA (American library
association) yang bekerja sama dengan LA (persatuan perpustakaan Inggris)
mengatakan bahwa AACR
merupakan peraturan katalogisasi yang pertama kali.
Sejarah AACR
AACR muncul dikarenakan
banyaknya perbedaan tentang peraturan pembuatan katalogisasi
deskripsi yang banyak
macamnya, dengan kata lain masing-masing negara di benua amerika, eropa dan
asia memiliki perbedaan
dalam pedoman katalogisasi deskripsi. AACR dibuat dalam dua edisi, edisi
pertama membahas tentang
aturan katalogisasi buku dan dokumen sejenisnya, sedanglkan AACR edua
membahas peraturan
katalogisasi untuk non buku material atau bahan pustaka selain buku.
Sejarah AACR dimulai pada
tahun 1930-an, pada tahun tersebut atuan-aturan baru
pengkatalogan
diperbaharui. Kemudian pda tahun 1949 diterbitkan dan disiarkan ALA (American
Library
Association) CODES. ALA
pada tahun 1951 mengudang Seymour lubetzky of congres untuk dimintai
kesediannya membuat
analisis secara umum dalam rangka merevisi ALA CODES yang telah dibuat
1949. pada tahun 1956
lubetzky mulai mengerjakan revisi tersebut. Dan pada tahun 1960 draf revisi
diterbitkan dan kemudian
dimulainya kerjasama AS dengan inggris dalam pembuatan aturan katalogisasi.
Akhirnya sebagai cikal
bakal pembuatanan AACR, pada tahun 1961 diadakan konferensi internasional
tentang dasar – dasar
katalogisasi yang di adakan di paris atau yang sering disebut paris principles.
Pengertia RDA
RDA ( Resources
Description and Access) merupakan standar baru untuk mendeskripsikan
sumber daya dan akses
informasi yang dirancang di era digital dan berbasis web yang akan melibatkan
pencipta metadata dan
pengguna di luar sektor perpustakaan. RDA akan mendukung integrasi cantuman
katalog perpustakaan
dengan metadata yang dihasilkan oleh masayarakat lainnya.
RDA dikembangkan oleh IFLA
atas dasar :
a) The International
Cataloguing Principles
b) Functional Requirements
for Bibliographic Record
c) Functional Requirements
for Authority Data
d) For Bibliographic
DescriptionInternational Standart
RDA dalam penyusunanya
telah melibatkan kelompok didalam maupun diluar komunitas
perpustakaan, selain
kelompok kerja FRBR dan FRAD juga menjalin kerjasama dengan :
a. Dublin Core, untuk
membandingkan model konseptual dan standar yang digunakan oleh masingmasing
b.Jaringan pengembangan
standar MARC Library of Congress, untuk memastikan RDA kompatibilitas
dengan MARC 21
c. Seksi pengatalogan
IFLA, dalam rangka menjamin harmonisasi dengan standar internasional
d. Komunitas terbitan,
yang telah mengembangkan daftar istilah berbasis pada standar ONIX untuk
digunakan baik dalam
penerbitan dan perpustakaan masyarakat.
Struktur RDA
Akan ada tiga bagian atau
sections utama di RDA, ditambah beberapa lampiran (untuk
penggunaan huruf kapital,
singkatan, kata sandang, penyajian data deskriptif dan data pengendalian titik
temu) , suatu daftar
istilah, dan index. Ketiga bagian utama adalah:
1. Resource Description
(termasuk sasaran fungsional dan prinsip-prinsip deskripsi sumber
informasi)
2. Relationships atau
hubungan (petunjuk umum tentang hubungan-hubungan, termasuk individu,
keluarga, badan korporasi,
yang punya relationship dengan sumber; sitasi untuk karya
berhubungan, dan petunjuk
khusus untuk beberapa jenis karya tertentu)
3. Access Point Control
(merumuskan titik akses atau titik temu dan mencatat data yang digunakan
dalam pengendalian titik
temu)
Seperti halnya AACR2 dan
kode pengatalogan sebelumnya, RDA juga berisi pedoman dan
petunjuk yang mengatur
deskripsi sumber informasi, pemilihan dan bentuk titik temu. Juga akan ada
keterangan tentang rujukan
(references) dan hubungan antara satu cantuman dengan yang lainnya.
Yang tidak akan ditemukan
adalah petunjuk tentang tajuk subyek, klasifikasi atau nomor Cutter, content
designation (penanda isi)
yang digunakan dalam format-format seperti MARC 21 dan mark-up languages
seperti XML.
Salah satu unsur penting
RDA ialah bahwa RDA menetapkan suatu garis pemisah yang jelas
antara perekaman data dan
penyajian data. Fokus utama RDA ialah pada pedoman dan instruksi
perekaman data untuk
mencerminkan atribut dan hubungan antara entitas yang didefinisikan di FRBR
(Functional Requirements
for Bibliographic Record).
Perbedaan AACR dan RDA
Jadi jika dilihat dari
penjelasan diatas tentang AACR dan RDA, dan perbedaannya adalah RDA
dirilis tidak dalam bentuk
atau format cetak seperti AACR tetapi sebagai web-based tools yang didesain
untuk kebutuhan dunia
digital dengan memiliki ciri khusus sebagai berikut :
1. Disesuaikan dengan FRBR
( Functional Requirement for Bibliographic Record) dari IFLA dan
model data baru yang
relevan
2. Petunjuk untuk
pencatatan data akan disajikan terpisah dari petunjuk untuk tampilan data,
supaya terjadi
fleksibilitas yang lebih besar untuk cantuman yang digunakan di berbagai
lingkungan online
3. Tata letak dan format
lebih ramah terhadap pengguna (user-friendly), dengan petunjuk yang
ditulis dalam bahasa
inggris yang sederhana, maksudnya tidak hanya dimengerti oleh
pustakawan aja, melainkan
dapat dengan mudah dipahami oleh orang diluar pustakawan.
4. Gambar perbedaan AACR
dan RDA :
Kesimpulan
AACR adalah peraturan
katalogisasi yang pertama kali hasil kesepakatan antara ALA ( Ameican
Library Association ) dan
LA (Perusahaan Perpustakaan Inggris ). Atau pengertian lain dari AACR adalah
kode peraturan yang
berhubungan dengan gambaran buku dan dokumen lainnya, dan mencatat
semuanya dibawah nama
pengarangnya, atau dalam ketidakhadiran kepengarangan. AACR muncul
dikarenakan banyaknya
perbedaan tentang peraturan pembuatan Katalogisasi Deskripsi yang banyak
macamnya, dengan kata lain
masing – masing negara di Benua Amerika, Eropa dan Asia memiliki
perbedaan dalam pedoman
Katalogisasi Deskripsi.
AACR dibuat dalam dua
edisi. Edisi pertama membahas tentang aturan katalogisasi buku dan
dokumen sejenisnya,
sedangkan AACR 2 membahas peraturan katalogisasi untuk non book material
atau bahan pustaka selain
buku.
RDA dirilis tidak dalam
format tercetak seperti AACR tetapi sebagai web-based tools yang
didesain untuk kebutuhan
dunia digital dan bisa dicustomised sesuai dengan besar-kecilnya
perpustakaan, jenis
perpustakaan, kebijakan perpustakaan, dll. Meskipun terdapat banyak perubahan
signifikan, RDA dibangun
di atas fondasi AACR yang telah lama digunakan oleh pustakawan untuk
menghasilkan jutaan
records di seluruh dunia sejak diterapkan lebih dari beberapa dekade.
Keuntungan menggunakan RDA
membawa perpustakaan bergerak maju menuju era digital
dengan menyediakan
instruksi untuk pengatalogan bahan digital dan non digital. Semuanya didasarkan
pada AACR2, yang berfokus
pada kebutuhan pengguna agar mudah mencari, mengidentifikasi, memilih,
dan mendapatkan bahan yang
mereka butuhkan, dan mendukung berbagi metadata yang berbeda
dilayanan online.
Daftar
Pustaka
o Hilda
Safitri, 01 April 2015. Perbedaan AACR dan RDA.Diakses 25 mei 2017.
http://hildasafitri2526.blogspot.co.id/2015/04/perbedaan-aacr2-dan-rda.html
o Bagus, 04
JUni 2010. Sejarah AACR.Diakses 25 mei 2017
http://bagusraharja-welcome.blogspot.co.id/2010/06/sejarah-aacr.html
o Al-ahli’s.
Perbedaan AACR dan RDA. Diakses 27 mei 2017.
http://lagaalahli.blogspot.co.id/2015/03/perbedaan-aacr-dan-rda.html
o safitri,
hilda. Perbedaan AACR dan RDA. Diakses 27 mei 2017.
http://hildasafitri2526.blogspot.co.id/2015/04/perbedaan-aacr2-dan-rda.ht